Frequently Asked Question.

Most asked questions on Subud.
If your question is not on this list, please use the Contact Us form

Apakah Subud sebenarnya?

What is Subud?

Subud adalah bentuk persaudaraan yang terdiri dari orang yang berbakti kepada Tuhan melalui Latihan Kejiwaan Subud. Anggota Subud tersebar di seluruh dunia dengan latar belakang kebudayaan yang beraneka ragam serta menganut agama yang berbeda-beda dan mazhab falsafah.

Subud is both an organization with humanitarian goals as well as an association whose members follow the spiritual practice known as the latihan kejiwaan. The latihan is a contact with the divine force of life.

Apakah arti nama Subud?

What is the meaning of Subud?

SUBUD merupakan singkatan SUSILA BUDHI DHARMA. SUSILA menunjukkan sifat insan yang memiliki tabiat manusia yang sempurna sesuai dengan kodrat Tuhan. BUDHI berarti bahwa di dalam diri manusia terdapat suatu daya luhur yang dapat membimbingnya bila ia mampu menginsyafi kehadiran daya tersebut. DHARMA melambangkan penyerahan manusia kepada Kebesaran Tuhan Yang Mahakuasa.

The word “Subud” is not directly connected with Pak Subuh’s name, but is an abbreviation of three Sanskrit words: Susila, Budhi, and Dharma. In Subud, these are approximately translated as follows: Susila means right living in accordance with the Will of God; Budhi means the inner force residing within the nature of man himself; Dharma means surrender and submission to the Power of God.

Subud itu berasal dari mana?

Where do Subud come from?

Subud didirikan oleh almarhum Bapak R. M. Muhammad Subuh Sumohadiwijoyo. Bapak (panggilan akrabnya di kalangan Subud) menerima latihan secara spontan pada tahun 1925, saat berumur 24 tahun.

Subud is established by the late Bapak R. M. Muhammad Subuh Sumohadiwijoyo. Bapak (is his nick name among Subud members) received latihan spontaneously in 1925 when he was 24 years old.

Di mana tempat tinggal Bapak sekarang?

Where do Bapak live now?

Bapak wafat di Indonesia pada tahun 1987, dalam umur 86 tahun.

Bapak passed away in Indonesia in 1987 at the age of 86 years old.

Apakah tujuan Latihan Kejiwaan Subud?

What is the purpose of Latihan Kejiwaan Subud?

Pertanyaan ini dijawab di lain tempat pada situs web ini, namun secara umum dapat dikatakan bahwa tujuan utama latihan kejiwaan Subud adalah memberdayakan kita, dengan menyerah kepada Kekuasaan Tuhan serta mengikuti petunjuk-Nya, agar lambat laun dapat mencapai keadaan kodrati kita yang sebenarnya sebagai manusia sempurna, atau insan kamil.

This question will be answered offsite, but generally the main purpose of Latihan Kejiwaan Subud is to empower us, by surrendering to the will and power of The Almighty by following His guidance, through the latihan itself, and gradually members would receive the meaning of being a complete human being

Siapa saja diterima masuk Subud?

Who can be accepted to Subud?

Asalkan calon anggota sudah mencapai umur 17 tahun, telah menjalankan masa percobaan selama tiga bulan guna mengerti asas dan tujuan Subud, dan tidak ada halangan apa-apa, maka barang siapa akan diterima sebagai anggota Subud.

If you are seventeen or older and have the sincere wish to worship God it is advised to first become an applicant for no more than three months. The reason for this is to enable individuals interested to become acquainted with those who are part of the association and to get information and clarification about the meaning and aim of Subud. This is necessary so that the individual can really come to some understanding about Subud before s/he elects to join.

Apakah latihan kejiwaan Subud itu?

What is Latihan Kejiwaan Subud?

Latihan kejiwaannya adalah praktek rohani yang merupakan inti dari eksistensi Persaudaraan Subud. Dalam latihan kejiwaan Subud, si pelatih menyerah sepenuhnya kepada, membuka rasa dirinya kepada, dan mengalami kontak langsung dengan Kekuasaan Tuhan. Selama latihan berlangsung, si pelatih hanya mengikuti apa saja yang timbul dalam rasa dirinya dari saat ke saat. Pengalaman ini bersifat sangat pribadi, sehingga masing-masing pelatih akan mengalami hal-hal yang berbeda-beda. Karena apa yang diterima dalam latihan kejiwaan Subud bersifat sangat khas dan dalam, maka pengalaman-pengalaman para pelatih tidak mungkin digambarkan secara memuaskan dengan kata-kata.

Latihan Kejiwaan is spiritual practice that is the core of Subud Brotherhood existence. Within Latihan Kejiwaan Subud, members are surrender fully, opening their own being and receive direct contact with the might of The Almighty. During the latihan, members can only follow what they receive and no members will receive the same and the latihan is different from time to time depending on the members. Since what are received in Latihan Kejiwaan Subud is very distinct, the experience of the members cannot be describe thoroughly through words

Seberapa sering dilakukan latihan kejiwaan Subud?

How often do you do Latihan?

Selama beberapa bulan setelah dibuka, seseorang yang baru menjadi anggota dianjurkan melakukan latihan dua kali seminggu selama setengah jam. Bila sudah cukup terbiasa menerima latihan, dia akan dibenarkan berlatih tiga kali seminggu.

It is sufficient to do the latihan for thirty minutes, twice a week preferably with a group of other members. Once the vibration is established and ‘testing’ shows that one is ready, the member is encouraged to do a third latihan at home once a week. It is very important to do the latihan regularly.

Apakah latihan dilakukan dalam kelompok atau seorang diri?

Do all members of the groups do latihan together?

Latihan kejiwaan Subud dapat dilakukan baik dalam kelompok maupun sendirian. Karena sifat pria dan wanita berbeda-beda, maka untuk menghindarkan gangguan atau pelanturan, latihan pria dan wanita dilakukan secara terpisah. Bila keadaan memungkinkan, idealnya ialah berlatih dua kali seminggu dalam grup dan sekali seminggu seorang diri.

Members typically go to a local center to participate in the group. Men and woman latihan separately. Members can more fully surrender and feel less distracted when members of the opposite sex are not present. After a period of sitting quietly, the members are asked to stand, relax and a helper asks the members to begin (and end) their latihan. The experience takes place in a room or a hall with open space. During the latihan, members may find that, in terms of physical and emotional expression, may be vocal, walk, dance, laugh, cry or spontaneously follow any movement they receive.

Apakah saya bisa mempersiapkan diri saya untuk dibuka?

Can I prepare myself for the opening?

Untuk dibuka tidak ada persiapan yang diperlukan selain datang dengan segala kerendahan hati dan kerelaan untuk menyerah untuk menerima. Anggota akan menerima kontak hidup pertama kalinya disaksikan oleh mereka yang sedang melakukan latihan. Ini disebut Pembukaan. Pengalaman setiap individu berbeda dan setiap anggota tetap sadar saat melakukannya dan bisa berhenti latihan kapan saja

For the opening itself there is no preparation necessary other than to come with an attitude of willingness to surrender to what is received. One receives the contact for the first time by being present with others who are doing their latihan. This is called the opening. The experience varies, but the individual is wholly conscious throughout and is free to stop the latihan at any time.

Kalau saya melakukan Latihan, apakah bertentangan dengan agama yang saya anut?

If I do the Latihan am I prohibited from following my religion?

Oleh karena esensi Subud adalah kebaktian kepada Tuhan Yang Mahakuasa, maka tidak ada alasan untuk terjadinya konflik dengan agama Anda. Malah sebaliknya, banyak anggota Subud yang baru setelah mengikuti latihan kejiwaan mulai menghayati agamanya sendiri dan menghormati agama-agama orang lain. Perlu diingat anggota Subud terdiri dari berbagai macam orang dengan latar belakang agama dan kepercayaan yang berbeda-beda.

The latihan is in harmony with the essence of all religions and Subud members are encouraged to practice their own religion. This is because Subud is not a religion. There are no creeds, holy books or teachers to follow – just the receiving of the latihan.

Apakah saya tidak boleh melakukan meditasi atau kegiatan-kegiatan spiritual yang lain?

Am I prohibited from meditation, drugs, or occult exercises?

Tidak disarankan bagi anggota untuk mengkombinasikan atau mempraktekan atau menggabungkan kegiatan spiritual lain dengan Latihan Kejiwaan Subud. Terutama kegiatan yang berhubungan dengan konsentrasi dan memusatkan pikiran yang merupakan kebalikan dari Latihan Kejiwaan Subud. Anggota dipersilahkan bila ingin tetap melakukan praktek spiritual diluar Latihan Kejiwaan Subud tetapi hal ini bisa menyebabkan kebingungan dan bisa mencegah berkembangkan pertumbuhan jiwa anggota.

It is not recommended that you combine other occult practices or drugs with the latihan, Especially any practices that involve concentrating or focusing the mind–which are the opposite of the surrendered state of latihan. If an individual wishes to follow some other mystical approach in addition to the latihan, then they are free to do so but are advised that this can lead to confusion and actually hinders one’s inner growth.

Apakah ada manfaat dari melakukan Latihan?

Are there any benefits doing the Latihan?

Subud bukanlah agama tetapi Latihan Kejiwaan adalah pengalaman spiritual. Latihan akan menyentuh dalam diri anggota,lebih dalam dari hati dan pikiran bisa capai. Banyak pengalaman anggota yang menyatakan menemukan pengertian terhadap arti hidup dan apa yang harus dilakukan dalam hidupnya melalui Latihan Kejiwaan Subud.

While Subud is not a religion the latihan is a spiritual experience. The latihan works at a very deep level, deeper than the places that your mind and heart can go. Many individuals have found a deeper understanding of their purpose in this life from the evidence they receive for themselves through the latihan.

Apakah anggota harus membayar untuk melakukan Latihan Kejiwaan?

Do members have to pay to receive the Latihan?

Tidak dipungut bayaran untuk diterima sebagai anggota Subud. Namun, sebagai sebuah badan, Subud harus membayar berbagai ongkos. Oleh karena itu, sumbangan sukarela diminta dari para anggota, sesuai dengan kemampuannya, untuk, misalnya, menutup pengeluaran untuk komunikasi antar anggota dan untuk menyewa atau membeli tempat latihan.

No payment is necessary to be accepted as Subud members and to receive the Latihan. But please do understand as an organization Subud has expenses. That is why members are suggested to donate based on their ability. For instance, expenses for electricity, cleaning service, Latihan space rent, etc

Apakah di dalam Subud ada pemimpin?

Do Subud has leader?

Tidak ada pemimpin di dalam Subud selain Tuhan Yang Mahakuasa. Namun demikian, untuk melayani para anggota, diadakan dua badan yang berbeda tanggung jawabnya, tetapi saling mengisi, yaitu: Grup pembantu pelatih (anggota yang telah lama mengikuti latihan) pada tingkat lokal, nasional, dan internasional. Tanggung jawab pembantu pelatih meliputi keadaan para anggota, kehadiran pada latihan kelompok, penyampaian penjelasan tentang Subud kepada calon anggota, dan bertindak sebagai saksi pada pembukaan anggota baru. Grup yang dinamakan komite, juga pada tingkat lokal, nasional, dan internasional, yang bertanggung jawab atas kebutuhan Persaudaraan Subud sebagai organisasi.

There are no leader in Subud other than The Almighty. But to serve Subud members, two councils are made with different functions but completing each other. One is the Helpers Council on local, national and international level. Helpers is responsible for the well being of the members, members attendance on latihan, members latihan’s growth, Explanation on Subud to new members and becoming the witness for opening new members. The other one is the Working Council, in Indonesia is called, PPK Subud. The council also available on local, national and international level and responsible for the Subud Brotherhood on the organization level